Komposisi Fotografi Oleh Arbain Rambey

Arbain Rambey

Arbain Rambey

Sekali lagi cari-cari kultwit lama dari bang Arbain Rambey di timeline twitter dengan penjelasan yang mudah dipahami. Kultwit ini sudah mendapatkan ijin dari beliau dan kami jabarkan dalam bentuk artikel singkat berikut dengan judul Komposisi Fotografi. Kami tambahkan beberapa ilustrasi agar lebih mudah dipahami. 

Oleh : Arbain Rambey (via twitter : @arbainrambey)

Komposisi fotografi adalah masalah menempatkan berbagai benda yang terpotret dalam bingkai fotonya. Bagus tidaknya komposisi sebuah foto sangat tergantung kebutuhan pada foto itu sendiri. Komposisi bisa dibuat dengan mengatur benda yang akan dipotret, atau mengatur angle (sudut pengambilan) dan pilihan lensa untuk obyek pemotretan yang tak bisa diatur.

Beberapa Macam Aturan Komposisi Fotografi

Contoh Rule of Thirds

Contoh Komposisi Rule of Thirds, Image Credit Photography101

Aturan komposisi yang standar ada dalam aturan yang disebut Rule of Thirds. Rule of Thirds didapat dengan membagi bidang foto dalam tiga bagian vertikal dan tiga bagian horisontal. Elemen-elemen foto dipasang pada garis2-garis pembagi itu.

Pada hukum Rule of Thirds, garis-garis pembagi biasanya diisi garis cakrawala untuk foto-foto lanskap (landscape). Rule of Thirds akan membingungkan pemula manakala tidak terdapat bidang atau garis tegas sama sekali pada adegan yang difoto.

Sejalan dengan berlalunya waktu, muncul bermacam teori komposisi kontemporer yang tiap jenisnya pun justru sangat tak terumuskan dengan tegas. Jenis komposisi modern yang pertama adalah “merata”. Elemen-elemen foto diatur serata mungkin. Misal foto produk, foto keluarga. Komposisi “merata” dipakai untuk memotret benda yg banyak. Varian dari “merata” adalah kita menonjolkan beberapa di antara obyek yang terpotret itu.

Jenis komposisi modern kedua adalah “di tengah”. Subjek utama yang dipotret dipasang benar benar di tengah foto. Sedangkan komposisi modern ketiga adalah “di pinggir”, alias benda utama dalam foto dipasang di paling tepi kiri atau kanan foto. Saat ini komposisi foto relatif sangat bebas. Tetapi sesungguhnya hanya pengembangan saja dari komposisi jenis “di tengah” atau “di tepi” atau “merata”. Bagaimana pun komposisi adalah pilihan personal yang menyangkut selera. Tidak ada istilah salah dan tak ada benar di sini.

Kumpulan komposisi-komposisi yang pernah Anda buat akan menjadi “perpustakaan” bagi pemotretan anda selanjutnya. Komposisi memang “menyandingkan” elemen-elemen foto. Memisahkan yang utama (POI, Point of Interest) dengan yang lain bisa dgn warna, fokus atau juga posisi.

Dalam dunia jurnalistik, sering muncul dua macam komposisi. Pengaturan oleh protokol dan pengaturan pemotretan. Kalau Anda melihat sebuah foto tidak enak dilihat, itu artinya anda tak suka komposisi foto itu.

Kesan Foto Berdasarkan Komposisi

Contoh Komposisi Rule of Thirds

Contoh Komposisi Rule of Thirds

Dalam mengatur komposisi fotografi, posisi objek utama menentukan “kesan” sebuah foto. Bidang kosong di depan objek memberi kesan “sedang menuju sesuatu”. Sedangkan bidang kosong di belakang objek, memberi kesan “meninggalkan sesuatu”.

Secara umum, komposisi dalam fotografi adalah cerminan kepribadian sang fotografer. Tidak ada patokan mati tetapi yang ada adalah bagus atau buruk menurut umum. Rule of third dalam teori komposisi yang telah dijelaskan di atas, cuma berlaku saat yang dipotret adalah bentuk teratur. Komposisi adalah 80 persen nilai atau kesan foto pada sebuah pemotretan benda mati. Sedangkan pada pemotretan makhluk hidup, komposisi dikalahkan oleh ekspresi.

Pada intinya, mengatur komposisi saat memotret adalah proses utama penciptaan sebuah foto secara umum. Komposisi adalah pembeda foto yang satu dengan lainnya. Komposisi seperti juga moment dan ekspresi, tidak bisa dibuat Auto pada kamera, dan tak bisa diperbaiki melalui photoshop jika tidak sesuai.

Kemampuan membuat komposisi fotografi yang baik pada saat mengambil foto adalah hasil pengendapan pemikiran yang didapat dari latihan.


Lazada Indonesia

10 Comments

  1. Hery

    5 September 2013 at 10:55 am

    trimakasih penjelasannya … sangat membantu membangun sebuah karakter dari komposisi.

  2. Pingback: Teknik Fotografi Di Pantai - Rumor Kamera

  3. nana

    4 Desember 2013 at 10:53 pm

    terima kasih artikelnya

  4. Pingback: Catatan Mengenai Fotografi Jalanan (Street Fotografi) - Rumor Kamera

  5. Pingback: TEKNIK MEMOTRET DIPANTAI | indrajaya63

  6. Pingback: #103 Belajar Foto Makanan Episode 1 | Cerita-cerita ku

  7. Tejo cahyono

    17 Maret 2016 at 5:41 pm

    Good tips and info

  8. Pingback: Teknik Fotografi Di Pantai | carinfoku

  9. Lulu Nailil Huda

    4 Mei 2017 at 6:38 pm

    terimakasih artikelnya sangat menarik dan kita juga punya referensi artikel tentang fotografi, silahkan dikunjungi dan dibaca di http://www.fotografi.blog.gunadarma.ac.id
    sukses terus fotografi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *